<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nangbau's Weblog</title>
	<atom:link href="http://nangbau.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nangbau.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2008 00:41:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nangbau.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nangbau's Weblog</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nangbau.wordpress.com/osd.xml" title="Nangbau&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nangbau.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ke jakarta aku kan kembali&#8230;..</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/10/15/ke-jakarta-aku-kan-kembali/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/10/15/ke-jakarta-aku-kan-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 00:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[ah mudik memang melelahkan sekaligus menyenagkan..ga heran ribuan orang rela berjubelan, rela kepanasan, rela kelelahan karena menempuh perjalanan yang jauh hanya untuk satu hal..pulang kampung..tentunya bagi yang punya kampung lho..hehehe yah libur kantor yang seminggu emang ga cukup rasanya, tapi apa mau dikata lebih baik segera pulang ke jakarta lebih awal ketimbang terjebak kemacetan total [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=87&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ah mudik memang melelahkan sekaligus menyenagkan..ga heran ribuan orang rela berjubelan, rela kepanasan, rela kelelahan karena menempuh perjalanan yang jauh hanya untuk satu hal..pulang kampung..tentunya bagi yang punya kampung lho..hehehe</p>
<p>yah libur kantor yang seminggu emang ga cukup rasanya, tapi apa mau dikata lebih baik segera pulang ke jakarta lebih awal ketimbang terjebak kemacetan total seperti saat saya berangkat ke kampung halaman&#8230;</p>
<p>dan insting saya bener, karyawan yang ga hadir pada hari senin dapet surat peringatan dari bos besar..bruakakakaka (^o^)&#8230;untuk karyawan newbie kayak saya udah masuk..jadi aman deh&#8230;</p>
<p>seminggu awal masuk kantor jalanan sepi..saya berpikir naif &#8220;apa segitu banyaknya korban tewas dari pengendara motor ketika mudik sehingga jalanan jadi sepi..?&#8221; lol..sungguh menyenagkan jalanan jakarta yang sepi..dengan kecepatan santai saya bisa menempuh jarak rumah saya (baca : rumah ortu) di depokmenuju kantor di kalibata dalam waktu kurang dari 30 menit!! ya kurang dari 30 menit..believe it or not its true.. ^^</p>
<p>ternyata kebahagiaan jalanan sepi harus berakhir minggu ini, dimana merupakan minggu pertama anak2 sekolah pada masuk..sigh..</p>
<p>dan jakarta macet lagi&#8230;&#8230; T_T</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=87&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/10/15/ke-jakarta-aku-kan-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prosesor Server Baru Intel Bebas Halogen</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/prosesor-server-baru-intel-bebas-halogen/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/prosesor-server-baru-intel-bebas-halogen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 01:19:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Intel Corporation terus mengembangkan portofolio chip 45 nanometer (nm) dengan meluncurkan empat processor Intel(r) Xeon(r). Produk ini diklaim bebas halogen dan dianggap sebagai langkah Intel menuju produk yang minim limbah lingkungan. Prosessor terbaru ini juga dinilai teah mencapai tingkatan baru untuk peforma dan efisiensi energi. Kebanyakan efisiensi energi yang dimiliki prosesor terbaru ini hadir dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=80&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Intel Corporation terus mengembangkan portofolio chip 45 nanometer (nm) dengan meluncurkan empat processor Intel(r) Xeon(r). Produk ini diklaim bebas halogen dan dianggap sebagai langkah Intel menuju produk yang minim limbah lingkungan.</p>
<p>Prosessor terbaru ini juga dinilai teah mencapai tingkatan baru untuk peforma dan efisiensi energi. Kebanyakan efisiensi energi yang dimiliki prosesor terbaru ini hadir dari kemampuan pabrikan 45nm tercanggih milik Intel dan transistor penemuan baru yang menggunakan formula Hafnium-based high-k metal gate. Semua versi prosesor Intel Xeon 5200 dan 5400 yang sebelumnya telah diluncurkan, sekarang juga bebas halogen.</p>
<p>Prosesor-prosesor ini kompatibel dengan platform Intel dual prosesor yang sudah tersedia di pasar sejak tahun 2006. Seri prosesor Quad-Core Intel(r) Xeon(r) 5400 terdiri dari prosesor baru X5492, X5470 dan L5430, yang tercepat bekerja dengan clock speed 3,4GHz. Versi voltase rendahnya hanya menggunakan daya 50 watt, atau hanya 12,5 watt per inti.</p>
<p>Prosesor Dual-Core Intel(r) Xeon(r) X5270 bekerja dengan daya hanya 80 watt, dengan frekuensi 3,5GHz. Organisasi yang menggunakan workstation, server baik high-performance, blade dan mainstream diklaim Intel akan diuntungkan dengan peningkatan kemampuan ini .</p>
<p>Hasil benchmark terakhir dari prosesor-prosesor tersebut menunjukan performa yang lebih tinggi dengan penggunaan daya yang sama pada tiap pengembangan processor Xeon(r). Dengan SPECint*_rate2006, yang mengukur performa <em>throughput integer</em> dari server SuperMicro SuperServer 6025B-TR+ yang menggunakan processor X5470 berhasil memecahkan rekor dunia dengan nilai 150. Server Fujitsu-Siemens PRIMERGY RX200 S4 yang menggunakan processor X5470 menjalankan benchmark SPECjbb*2005 melanjutkan keunggulan Intel dalam skor Oracle JRockit(r) JVM dengan nilai 316.728 BOPS.</p>
<p>&#8220;Intel terus mengembangkan upaya R&amp;D dalam<em> eco-innovation </em>sambil terus memberikan kemampuan dan performa yang tidak tertandingi,&#8221; kata Kirk Skaugen, vice president dan general manager Intel Server Platforms Group dalam rilisnya.</p>
<p>Sejumlah vendor yang mendukung penggunaan processor baru ini termasuk Asus, Dell, Fujitsu, Fujitsu-Siemens, Gigabyte, HP, IBM, Microstar, NEC, Quanta, Rackable Systems Inc., Sun Microsystems, Supermicro, Tyan dan Verari Systems. Processor seri baru 5400 sudah tersedia sekarang, sedangkan X5270 akan tersedia pada musim gugur ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=80&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/prosesor-server-baru-intel-bebas-halogen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Software Produk Lokal Tak Laku di Pasar?</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/mengapa-software-produk-lokal-tak-laku-di-pasar/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/mengapa-software-produk-lokal-tak-laku-di-pasar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 01:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Kebutuhan software diprediksi terus meningkat sejalan makin luasnya penggunaan software di segala bidang. Namun sayangnya, banyak pengembang software di Indonesia yang tidak siap membuat produk yang memenuhi kebutuhan pasar lokal. Ada beberapa masalah klasik yang seringkali terjadi. Pengembang software membuat suatu produk sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, padahal kebutuhan software produk di pasar tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=78&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebutuhan software diprediksi terus meningkat sejalan makin luasnya penggunaan software di segala bidang. Namun sayangnya, banyak pengembang software di Indonesia yang tidak siap membuat produk yang memenuhi kebutuhan pasar lokal.</p>
<p>Ada beberapa masalah klasik yang seringkali terjadi. Pengembang software membuat suatu produk sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, padahal kebutuhan software produk di pasar tidak seperti apa yang mereka pikirkan.</p>
<p>Walhasil, software produk tersebut tidak dapat diterima oleh pasar pada saat dijual. Padahal perusahaan telah mengucurkan biaya pembuatan software yang cukup besar, namun tidak dapat dipasarkan.</p>
<p>Masalah lain yang juga terjadi, menurut Direktur Andal Software Indra Sosrojojo, dalam rilis yang dikutip <strong>detikINET</strong>, Rabu (24/9/2008), adalah karena pengembang memproduksi software dengan standar international sehingga tidak dapat diaplikasikan untuk bisnis di Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, Romi Satria Wahono, peneliti LIPI dan Koordinator IlmuKomputer.com berpendapat bahwa terdapat keterbatasan pengetahuan pengembang dalam software development dan standar metodologi.</p>
<p>&#8220;Sehingga begitu software diukur dari seluruh proses Software Development Life Cycle (SDLC), kita  kedodoran dan kalah bersaing,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kendala lainnya adalah rata-rata perusahaan software lokal mempunyai keterbatasan modal usaha. Hal  ini dikarenakan kebanyakan perusahaan software tidak dapat memperoleh pinjaman usaha dari bank karena tidak memiliki aset nyata yang bisa digunakan sebagai agunan pinjaman. Akibatnya, masih menurut Romi, banyak perusahaan software yang berumur muda.</p>
<p>Jumlah pengembang software di Indonesia diprediksi sekitar 56.500, tetapi kalah bersaing dalam produksi software dibandingkan Singapura dan Malaysia yang lebih sedikit jumlah pengembangnya.</p>
<p>Di Singapura dan Malaysia, tutur Romi, developernya terkoordinasi menuju pasar dengan lebih efektif dan efisien. Berbeda dengan Indonesia yang developernya terpecah-pecah dan tidak terkoordinasi  untuk membidik pasar.</p>
<p>Indonesia sendiri hanya memiliki kurang dari 250 pengembang software independen (independent software vendor/ISV), ditambah lagi sebagian besar developer bekerja secara individualistik atau komunitas yang kadang kurang profesional membidik pasar.</p>
<p><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=78&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/mengapa-software-produk-lokal-tak-laku-di-pasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Firefox Siap Merambah Perangkat Genggam</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/firefox-siap-merambah-perangkat-genggam/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/firefox-siap-merambah-perangkat-genggam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 01:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Mozilla Firefox boleh saja disebut sebagai salah satu web browser yang digandrungi pengguna internet. Sayangnya, keberadaan si &#8216;rubah api&#8217; hanya baru menyapa user lewat perangkat PC. Kini, sebuah kabar gembira pun telah datang bagi para pecinta Firefox. Sebab, browser kesayangan mereka ini telah digembar-gemborkan bakal hadir dalam versi untuk perangkat genggam/mobile. Dikutip detikINET dari Phonesreview, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=76&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mozilla Firefox boleh saja disebut sebagai salah satu web browser yang digandrungi pengguna internet. Sayangnya, keberadaan si &#8216;rubah api&#8217; hanya baru menyapa user lewat perangkat PC.</p>
<p>Kini, sebuah kabar gembira pun telah datang bagi para pecinta Firefox. Sebab, browser kesayangan mereka ini telah digembar-gemborkan bakal hadir dalam versi untuk perangkat genggam/mobile.</p>
<p>Dikutip <strong>detikINET</strong> dari Phonesreview, Kamis (25/9/2008), Mozilla akan mengusung Firefox versi mobile ini pada 2010. Meski begitu, menurut kabar yang beredar, pengembangan FIrefox mobile ini juga masih harus mengantri setelah diselesaikannya Firefox 3.</p>
<p>Meski terbilang terlambat dibanding rivalnya-rivalnya yang telah terlebih dulu hadir dalam versi mobile, seperti Opera mini Internet Explorer dan Mobile Safari, hal ini sepertinya tak menyurutkan langkah Mozilla untuk mantap mengusung Firefox versi mobile.</p>
<p>Seperti apa browser Firefox versi mobile yang akan diusung Mozilla? Kita tunggu saja tanggal mainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=76&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/25/firefox-siap-merambah-perangkat-genggam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menguji Rasa Malu Diri Sendiri</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/menguji-rasa-malu-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/menguji-rasa-malu-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 00:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[kembali isis tulisan dari Taufik  Ismail, begitu luar biasanya tulisan beliau mempengaruhi saya dalam berpikir dan bertindak..have anice reading ^^.. Seorang pengarang muda meminta pendapat saya tentang cerita pendeknya yang dimuat di sebuah media. Dia berkata, &#8220;Kalau cerpen saya itu dianggap pornografis, wah, sedihlah saya.&#8221; Saya waktu itu belum sempat membacanya. Tapi saya kirimkan padanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=71&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kembali isis tulisan dari Taufik  Ismail, begitu luar biasanya tulisan beliau mempengaruhi saya dalam berpikir dan bertindak..have anice reading ^^..</p>
<p>Seorang pengarang muda meminta  pendapat saya tentang cerita pendeknya<br />
yang dimuat di sebuah media. Dia berkata, &#8220;Kalau cerpen saya itu<br />
dianggap pornografis, wah, sedihlah saya.&#8221; Saya waktu itu belum sempat<br />
membacanya. Tapi saya kirimkan padanya pendapat saya mengenai<br />
pornografi. Begini.</p>
<p>Misalkan saya menulis sebuah cerpen. Saya akan mentes, menguji karya<br />
saya itu lewat dua tahap. Pertama, bila tokoh-tokoh di dalam karya<br />
saya itu saya ganti dengan ayah, ibu, mertua, isteri, anak, kakak atau<br />
adik saya; lalu kedua, karya itu saya bacakan di depan ayah, ibu,<br />
mertua, isteri, anak, kakak, adik, siswa di kelas sekolah, anggota<br />
pengajian masjid, jamaah gereja; kemudian saya tidak merasa malu,<br />
tiada dipermalukan, tak canggung, tak risi, tak muak dan tidak jijik<br />
karenanya, maka karya saya itu bukan karya pornografi.</p>
<p>Tapi kalau ketika saya membacakannya di depan orang-orang itu saya<br />
merasa malu, dipermalukan, tak patut, tak pantas, canggung,  risi, muak<br />
dan jijik, maka karya saya itu pornografis.</p>
<p>Hal ini berlaku pula bila karya itu bukan karya saya, ketika saya<br />
menilai karya orang lain. Sebaliknya dipakai tolok ukur yang sama<br />
juga, yaitu bila orang lain menilai karya saya. Setiap pembaca bisa<br />
melakukan tes tersebut dengan cara yang serupa.</p>
<p>Pendekatan saya adalah pengujian rasa malu itu. Rasa malu itu yang<br />
kini luntur dalam warna tekstil kehidupan bangsa kita, dalam terlalu<br />
banyak hal.</p>
<p>Sebuah majalah mesum dunia dengan selaput artistik, Playboy, menumpang<br />
taufan reformasi dan gelombang liberalisme akhirnya terbit juga di<br />
Indonesia. Majalah ini diam-diam jadi tempat pelatihan awal onani<br />
pembaca Amerika, dan kini, beberapa puluh tahun kemudian, dikalahkan<br />
internet, sehingga jadilah publik pembaca Playboy dan publik langganan<br />
situs porno internet Amerika masturbator terbesar di dunia. Majalah<br />
pabrik pengeruk keuntungan dari kulit tubuh  perempuan ini, mencoba<br />
menjajakan bentuk eksploitasi kaum Hawa di negeri kita yang pangsa<br />
pasarnya luarbiasa besar ini. Bila mereka berhasil, maka bakal<br />
berderet antri masuk lagi majalah anti-tekstil di tubuh perempuan dan<br />
fundamentalis- syahwat-merdeka seperti Penthouse, Hustler, Celebrity<br />
Skin, Cheri, Swank, Velvet, Cherry Pop, XXX Teens dan seterusnya.</p>
<p>Untuk mengukur sendiri rasa malu penerbit dan redaktur Playboy<br />
Indonesia, saya sarankan kepada mereka melakukan sebuah percobaan,<br />
yaitu mengganti model 4/5 telanjang majalah itu dengan ibu kandung,<br />
ibu mertua, kakak, adik, isteri dan anak perempuan mereka sendiri.<br />
Saran ini belum berlaku sekarang, tapi kelak suatu hari ketika Playboy<br />
Indonesia keluar perilaku aslinya dalam masalah ketelanjangan model<br />
yang dipotret. Sekarang mereka masih malu-malu kucing. Sesudah dibuat<br />
dalam edisi dummy, promosikan foto-foto itu itu di 10 saluran televisi<br />
dan 25 suratkabar.  Bagaimana? Berani? Malu atau tidak?</p>
<p>Pendekatan lain yang dapat dipakai juga adalah menduga-memperkirak<br />
an-mengingat akibat yang mungkin terjadi sesudah orang membaca karya<br />
pornografis itu. Sesudah seseorang membaca, katakan cerpen yang<br />
memberi sugesti secara samar-samar terjadinya hubungan kelamin,<br />
apalagi kalau dengan jelas mendeskripsikan adegannya, apakah dengan<br />
kata-kata indah yang dianggap sastrawi atau kalimat-kalimat brutal,<br />
maka pembaca akan terangsang. Sesudah terangsang yang paling penakut<br />
akan onani dan yang paling nekat akan memperkosa. Memperkosa perempuan<br />
dewasa tidak mudah, karena itu anak kecil jadi sasaran. Perkosaan<br />
banyak terjadi terhadap anak-anak kecil masih bau susu bubuk belum<br />
haid yang di rumah sendirian karena papi-mami pergi kerja, pembantu<br />
pergi ke pasar, jam 9-10 pagi.</p>
<p>Anak-anak tanggung pemerkosa itu, ketika diinterogasi dan ditanya<br />
kenapa, umumnya bilang karena sesudah  menonton VCD porno mereka<br />
terangsang ingin mencoba sendiri. Merayu orang dewasa takut, mendekati<br />
perempuan-bayaran tidak ada uang. Kalau diteliti lebih jauh kasus yang<br />
sangat banyak ini (peneliti yang rajin akan bisa mendapat S-3 lewat<br />
tumpukan guntingan koran), mungkin saja anak itu juga pernah membaca<br />
cerita pendek, puisi, novel atau komik cabul.</p>
<p>Akibat selanjutnya, merebak-meluaslah aborsi, prostitusi, penularan<br />
penyakit kelamin gonorrhoea, syphilis, HIV-AIDS, yang meruyak di<br />
kota-kota besar Indonesia berbarengan dengan akibat penggunaan alkohol<br />
dan narkoba yang tak kalah destruktifnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=71&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/menguji-rasa-malu-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUDIDAYA MALU DIKIKIS HABIS GERAKAN SYAHWAT MERDEKA bag.2</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag2/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 00:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[KETUJUH, produsen, pengganda, pembajak, pengecer dan penonton VCD/DVD biru. Indonesia kini jadi sorga besar pornografi paling murah di dunia, diukur dari kwantitas dan harganya. Angka resmi produksi dan bajakan tidak saya ketahui, tapi literatur menyebut antara 2 juta &#8211; 20 juta keping setahun. Harga yang dulu Rp30.000 sekeping, kini turun menjadi Rp3.000, bahkan lebih murah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=69&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KETUJUH, produsen, pengganda, pembajak, pengecer dan penonton VCD/DVD<br />
biru. Indonesia kini jadi sorga besar pornografi paling murah di<br />
dunia, diukur dari kwantitas dan harganya. Angka resmi produksi dan<br />
bajakan tidak saya ketahui, tapi literatur menyebut antara 2 juta &#8211; 20<br />
juta keping setahun. Harga yang dulu Rp30.000 sekeping, kini turun<br />
menjadi Rp3.000, bahkan lebih murah lagi. Dengan biaya 3 batang rokok<br />
kretek yang diisap 15 menit, orang bisa menonton sekeping VCD/DVD biru<br />
dengan pelaku kulit putih dalam 6 posisi selama 60 menit.  Luarbiasa<br />
murah. Anak SD kita bisa membelinya tanpa risi tanpa larangan<br />
peraturan pemerintah.</p>
<p>Seorang peneliti mengabarkan bahwa di Jakarta Pusat ada murid-murid<br />
laki-laki yang kumpul jam dua sore seminggu di rumah salah seorang<br />
dari mereka, lalu menayangkan VCD-DVD porno. Sesudah selesai mereka<br />
onani bersama-sama. Siswa sekolah apa, dan kelas berapa? Siswa SD,<br />
kelas lima. Tak diceritakan apa ekses selanjutnya.</p>
<p>KEDELAPAN, fabrikan dan konsumen alkohol. Minuman keras dari berbagai<br />
merek dengan mudah bisa diperoleh di pasaran. Kemasan botol kecil<br />
diproduksi, mudah masuk kantong celana, harga murah, dijual di kios<br />
tukang rokok di depan sekolah, remaja dengan bebas bisa membelinya. Di<br />
Amerika dan Eropa batas umur larangan di bawah 18 tahun. Negeri kita<br />
pasar besar minuman keras, jualannya sampai ke desa-desa.</p>
<p>KESEMBILAN, produsen, pengedar dan pengguna narkoba. Tingkat<br />
keterlibatan Indonesia bukan  pada pengedar dan pengguna saja, bahkan<br />
kini sampai pada derajat produsen dunia. Enam juta anak muda Indonesia<br />
terperangkap sebagai pengguna, ratusan ribu menjadi korbannya.</p>
<p>KESEPULUH, fabrikan, pengiklan dan pengisap nikotin. Korban racun<br />
nikotin 57.000 orang / tahun, maknanya setiap hari 156 orang mati,<br />
atau setiap 9 menit seorang pecandu rokok meninggal dunia. Pemasukan<br />
pajak Rp15 triliun (1996), tapi ongkos pengobatan berbagai penyakit<br />
akibatnya Rp30 triliun rupiah. Mengapa alkohol, narkoba dan nikotin<br />
termasuk dalam kategori kontributor arus syahwat merdeka ini? Karena<br />
sifat addiktifnya, kecanduannya, yang sangat mirip, begitu pula proses<br />
pembentukan ketiga addiksi tersebut dalam susunan syaraf pusat<br />
manusia. Dalam masyarakat permissif, interaksi antara seks dengan<br />
alkohol, narkoba dan nikotin, akrab sekali, sukar dipisahkan.<br />
Interaksi ini kemudian dilengkapi dengan tindak kriminalitas<br />
berikutnya,  seperti pemerasan, perampokan sampai pembunuhan. Setiap<br />
hari berita semacam ini dapat dibaca di koran-koran.</p>
<p>KESEBELAS, pengiklan perempuan dan laki-laki panggilan. Dalam<br />
masyarakat permissif, iklan semacam ini menjadi jembatan komunikasi<br />
yang diperlukan.</p>
<p>KEDUABELAS, germo dan pelanggan prostitusi. Apabila hubungan syahwat<br />
suka-sama-suka yang gratis tidak tersedia, hubungan dalam bentuk<br />
perjanjian bayaran merupakan jalan keluarnya. Dalam hal ini prostitusi<br />
berfungsi.</p>
<p>KETIGABELAS, dokter dan dukun praktisi aborsi. Akibat tujuh unsur<br />
pertama di atas, kasus perkosaan dan kehamilan di luar pernikahan<br />
meningkat drastis. Setiap hari dapat kita baca kasus siswa SMP/SMA<br />
memperkosa anak SD, satu-satu atau rame-rame, ketika papi-mami tak ada<br />
di rumah dan pembantu pergi ke pasar berbelanja. Setiap ditanyakan apa<br />
sebab dia/mereka memperkosa, selalu dijawab &#8216;karena terangsang sesudah<br />
menonton VCD/DVD biru dan  ingin mencobakannya. &#8216; Praktisi aborsi gelap<br />
menjadi tempat pelarian, bila kehamilan terjadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=69&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUDIDAYA MALU DIKIKIS HABIS GERAKAN SYAHWAT MERDEKA bag.1</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag1/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 00:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[berikut ini sebagian pidato dari Taufik Ismail ttg apa yang terjadi di negeri kita, have a nice reading.. Sederetan gelombang besar menggebu-gebu menyerbu pantai Indonesia, naik ke daratan, masuk ke pedalaman. Gelombang demi gelombang ini datang susun-bersusun dengan suatu keteraturan, mulai 1998 ketika reformasi meruntuhkan represi 39 tahun gabungan zaman Demokrasi Terpimpin dan Demokrasi Pembangunan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=67&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>berikut ini sebagian pidato dari Taufik Ismail ttg apa yang terjadi di negeri kita, have a nice reading..</p>
<p>Sederetan gelombang besar menggebu-gebu menyerbu pantai Indonesia,<br />
naik ke daratan, masuk ke pedalaman. Gelombang demi gelombang ini<br />
datang susun-bersusun dengan suatu keteraturan, mulai 1998 ketika<br />
reformasi meruntuhkan represi 39 tahun gabungan zaman Demokrasi<br />
Terpimpin dan Demokrasi Pembangunan, dan membuka lebar pintu dan<br />
jendela Indonesia. Hawa ruangan yang sumpek dalam dua zaman itu<br />
berganti dengan kesegaran baru. Tapi tidak terlalu lama, kini<br />
digantikan angin yang semakin kencang dan arus menderu-deru.</p>
<p>Kebebasan berbicara, berpendapat, dan mengeritik, berdiri-menjamurnya<br />
partai-partai politik baru, keleluasaan berdemonstrasi, ditiadakannya<br />
SIUPP (izin penerbitan pers), dilepaskannya tahanan politik,<br />
diselenggarakannya pemilihan umum bebas dan langsung, dan seterusnya,<br />
dinikmati belum sampai sewindu, tapi  sementara itu silih berganti<br />
beruntun-runtun belum terpecahkan krisis yang tak habis-habis. Tagihan<br />
rekening reformasi ternyata mahal sekali.</p>
<p>Bahana yang datang terlambat dari benua-benua lain itu menumbuh dan<br />
menyuburkan kelompok permissif dan addiktif negeri kita, yang sejak<br />
1998 naik daun. Arus besar yang menderu-deru menyerbu kepulauan kita<br />
adalah gelombang sebuah gerakan syahwat merdeka. Gerakan tak bersosok<br />
organisasi resmi ini tidak berdiri sendiri, tapi bekerjasama<br />
bahu-membahu melalui jaringan mendunia, dengan kapital raksasa<br />
mendanainya, ideologi gabungan yang melandasinya, dan banyak media<br />
massa cetak dan elektronik jadi pengeras suaranya.</p>
<p>Siapakah komponen gerakan syahwat merdeka ini?</p>
<p>PERTAMA adalah praktisi sehari-hari kehidupan pribadi dan kelompok<br />
dalam perilaku seks bebas hetero dan homo, terang-terangan dan<br />
sembunyi-sembunyi. Sebagian berjelas-jelas anti kehidupan  berkeluarga<br />
normal, sebagian lebih besar, tak mau menampakkan diri.</p>
<p>KEDUA, penerbit majalah dan tabloid mesum, yang telah menikmati tiada<br />
perlunya SIUPP. Mereka menjual wajah dan kulit perempuan muda, lalu<br />
menawarkan jasa hubungan kelamin pada pembaca pria dan wanita lewat<br />
nomor telepon genggam, serta mengiklankan berbagai alat kelamin tiruan<br />
(kue pancong berkumis dan lemper berbaterai) dan boneka karet<br />
perempuan yang bisa dibawa bobok bekerjasama.</p>
<p>KETIGA, produser, penulis skrip dan pengiklan acara televisi syahwat.<br />
Seks siswa dengan guru, ayah dengan anak, siswa dengan siswa, siswa<br />
dengan pria paruh baya, siswa dengan pekerja seks komersial &#8212;-<br />
ditayangkan pada jam prime time, kalau pemainnya terkenal. Remaja<br />
berseragam OSIS memang menjadi sasaran segmen pasar penting<br />
tahun-tahun ini. Beberapa guru SMA menyampaikan keluhan pada saya.<br />
&#8220;Citra kami guru-guru SMA di sinetron adalah citra guru tidak  cerdas,<br />
kurang pergaulan dan memalukan.&#8221; Mari kita ingat ekstensifnya pengaruh<br />
tayangan layar kaca ini. Setiap tayangan televisi, rata-rata<br />
170.000.000 yang memirsa. Seratus tujuh puluh juta pemirsanya.</p>
<p>KEEMPAT, 4,200,000 (empat koma dua juta) situs porno dunia, 100,000<br />
(seratus ribu) situs porno Indonesia di internet. Dengan empat kali<br />
klik di komputer, anatomi tubuh perempuan dan laki-laki, sekaligus<br />
fisiologinya, dapat diakses tanpa biaya, sama mudahnya dilakukan baik<br />
dari San Francisco, Timbuktu, Rotterdam mau pun Klaten. Pornografi<br />
gratis di internet luarbiasa besar jumlahnya. Seorang sosiolog Amerika<br />
Serikat mengumpamakan serbuan kecabulan itu di negaranya bagaikan<br />
&#8220;gelombang tsunami setinggi 30 meter, dan kami melawannya dengan dua<br />
telapak tangan.&#8221; Di Singapura, Malaysia, Korea Selatan situs porno<br />
diblokir pemerintah untuk terutama melindungi anak-anak dan remaja.<br />
Pemerintah kita tidak melakukan hal  yang sama.</p>
<p>KELIMA, penulis, penerbit dan propagandis buku syahwat ¼ sastra dan ½<br />
sastra. Di Malaysia, penulis yang mencabul-cabulkan karyanya penulis<br />
pria. Di Indonesia, penulis yang asyik dengan wilayah selangkang dan<br />
sekitarnya mayoritas penulis perempuan. Ada kritikus sastra Malaysia<br />
berkata: &#8220;Wah, pak Taufiq, pengarang wanita Indonesia berani-berani.<br />
Kok mereka tidak malu, ya?&#8221; Memang begitulah, RASA MALU ITU YANG SUDAH<br />
TERKIKIS, bukan saja pada penulis-penulis perempuan aliran s.m.s.<br />
(sastra mazhab selangkang) itu, bahkan lebih-lebih lagi pada banyak<br />
bagian dari bangsa.</p>
<p>KEENAM, penerbit dan pengedar komik cabul. Komik yang kebanyakan<br />
terbitan Jepang dengan teks dialog diterjemahkan ke bahasa kita itu<br />
tampak dari kulit luar biasa-biasa saja, tapi di dalamnya banyak<br />
gambar hubungan badannya, misalnya (bukan main) antara siswa dengan Bu<br />
Guru. Harganya Rp 2.000. Sebagian komik-komik itu tidak semata  lucah<br />
saja, tapi ada pula kadar ideologinya. Ideologinya adalah anjuran<br />
perlawanan pada otoritas orangtua dan guru, yang banyak aturan<br />
ini-itu, termasuk terhadap seks bebas. Dalam salah satu komik itu saya<br />
baca kecaman yang paling sengit adalah pada Menteri Pendidikan Jepang.<br />
Tentu saja dalam teks terjemahan berubah, yang dikecam jadinya Menteri<br />
Pendidikan Nasional kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=67&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/budidaya-malu-dikikis-habis-gerakan-syahwat-merdeka-bag1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tentang zakat penghasilan</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/tentang-zakat-penghasilan/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/tentang-zakat-penghasilan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 00:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[beberapa teman sayan yang sudah bekerja bertanya kepada saya terkait masalah zakat penghasilan (alhamdulillah banyak yang inget), karena pengetahuan saya yang kurang, maka saya nanya ke milis FUSI, ke milis ini, itu sampai browsing ke website MUI. dan inilah yang saya temukan : KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 3 Tahun 2003 Tentang ZAKAT PENGHASILAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=65&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>beberapa teman sayan yang sudah bekerja bertanya kepada saya terkait masalah zakat penghasilan (alhamdulillah banyak yang inget), karena pengetahuan saya yang kurang, maka saya nanya ke milis FUSI, ke milis ini, itu sampai browsing ke website MUI. dan inilah yang saya temukan :</p>
<p style="text-align:center;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">KEPUTUSAN FATWA<br />
MAJELIS ULAMA INDONESIA<br />
Nomor 3 Tahun 2003<br />
Tentang<br />
ZAKAT PENGHASILAN<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Majelis Ulama Indonesia, setelah :<br />
<strong>MENIMBANG :</strong> </span></p>
<ol type="a">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">bahwa kedudukan hukum zakat penghasilan, baik      penghasilan rutin seperti gaji pegawai/karyawan atau penghasilan pejabat      negara, maupun penghasilan tidak rutin seperti dokter, pengacara,      konsultan, penceramah, dan sejenisnya, serta penghasilan yang diperoleh      dari pekerjaan bebas lainnya, masih sering ditannyakan oleh umat islam      Indonesia. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">bahwa oleh karena itu, MUI memandang perlu menetapkan      fatwa tentang status hukum zakat penghasilan tersebut untuk dijadikan      pedoman oleh umat islam dan pihak-pihak yang memerlukan.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
<strong>MENGINGAT :</strong></span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Firman Allah SWT tentang zakat ; antara lain :<br />
“hai orang yang beriman !nafkahkanlah sebagian dari usahamu yang baik-baik      dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu… “(QS.      Al-Baqarah [2]:267)<br />
“…Dan mereka bertanya kepada apa yang mereka nafkahkan katakanlah : “ Yang      lebih dari keperluan “…”(QS. Al-Baqarah (2) :219)<br />
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu, kamu      membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS. At-Taubah (9): 103) </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hadits-haits Nabi SAW, antara lain :<br />
“Diriwayatkan secara marfu’ hadits Ibnu Umar, dari Nabi SAW beliau      bersabda ”Tidak ada zakat pada harta sampai berputar satu tahun” (HR.)<br />
“Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda : tidak ada zakat atas      orang muslim terhadap hamba sahaya dan kudanya’(HR.Muslim.). Imam Nawawi      berkata : “hadist ini adalah dalil bahwa harta qinyah (harta yang      digunakan untuk keperluan pemakaian, bukan untuk di kembangkan) tidak      dikenankan Zakat.”<br />
“Dari hakim Bin Hizam r.a, dari Nabi SAW beliau bersabda: ‘tangan atas      lebih baik dari pada tangan bawah. Mulailah (dalam membelanjakan harta)      dengan orang yang menjadi tanggung jawabmu. Sedekah paling baik adalah      yang dikeluarkan dari kelebihan kebutuhan. Barang siapa berusaha menjaga      diri (dari keburukan), Allah akan menjaganya. Barang siapa berusaha      mencukupi diri,Allah akan memberikan kecukupan”(HR. Bukhari)<br />
“Dari Abu Hurairah r.a.,Rasulullah SAW bersabda : ‘Sedekah hannyalah      dikeluarkan dari kelebihan/kebutuhan. Tangan atas lebih baik dari pada      tangan bawah.Mulailah (dalam membelanjakan harta) dengan orang yang      menjadi tanggung jawabmu”(H.R. Ahmad).</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
<strong>MEMPERHATIKAN : </strong></span></p>
<ol type="a">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pendapat Dr. Yusuf Al Qardhawi: </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pertanyaan dari masyarakat tentang zakat profesi, baik      melalui lisan maupun surat: antara lain Baznas. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Rapat-rapat komisi fatwa, terakhir rapat pada sabtu,8      Rabi’ul Awwal 1424/10 Mei 2003 dan sabtu 7 Juni 2003/6 Rabi’ul akhir 1424. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Dengan bertawakkal kepada Allah SWT<br />
MEMUTUSKAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">MENETAPKAN : FATWA TENTANG ZAKAT PENGHASILAN</span></strong></p>
<p><strong>Pertama </strong>: Ketentuan Umum<br />
Dalam Fatwa ini, yang dimaksud dengan “penghasilan” adalah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lain yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai atau karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara,konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.</p>
<p><strong>Kedua</strong> : Hukum<br />
Semua bentuk penghasilan halal wajib di keluarkan zakatnya dengan syarat telah mencapai nishab dalam satu tahun, yakni senilai emas 85 gram.</p>
<p><strong>Ketiga </strong>: Waktu Pengeluaran Zakat.</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Zakat penghasilan dapat dikeluarkan pada saat menerima      jika sudah cukup nishab. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jika tidak mencapai nishab, maka semua penghasilan      dikumpulkan selama setu tahun; kemudian zakat dikeluarkan jika penghasilan      bersihnya sudah cukup nishab. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;line-height:normal;">
<p><strong>Keempat </strong>: Kadar Zakat<br />
Kadar zakat penghasilan adalah 2,5%.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;text-align:right;line-height:normal;" align="right"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ditetapkan di : Jakarta<br />
Pada tanggal : <span style="text-decoration:underline;">06 R.Akhir 1424 H.</span><br />
07 Juni 2003 M<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p><!--[if !supportLineBreakNewLine]--></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">kalo ngerasa kepanjangan, baca yang terakhir2 aje..cmiiw..kalo bingung harga emas 85 gram itu berapa tanya aja sama mbah google (^^)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=65&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/23/tentang-zakat-penghasilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Skandal melamine</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/skandal-melamine/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/skandal-melamine/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 07:23:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Korban jiwa akibat skandal susu bayi terkontaminasi melamine di China terus bertambah. Sebanyak  6.244 bayi di negeri itu jatuh sakit akibat meminum susu formula berbahaya itu. Korban jiwa kini sebanyak 3 orang. Sejauh ini jumlah bayi yang didiagnosa menderita &#8220;gagal ginjal akut&#8221; telah melonjak menjadi 158 bayi. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan China Chen Zhu pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=63&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Korban jiwa akibat skandal susu bayi terkontaminasi melamine di China terus bertambah. Sebanyak  6.244 bayi di negeri itu jatuh sakit akibat meminum susu formula berbahaya itu. Korban jiwa kini sebanyak 3 orang.<br />
Sejauh ini jumlah bayi yang didiagnosa menderita &#8220;gagal ginjal akut&#8221; telah melonjak menjadi 158 bayi. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan China Chen Zhu pada konferensi pers yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah China, seperti dilansir <em>Reuters,</em> Rabu (17/9/2008).<br />
Bahkan hasil penyelidikan otoritas China menunjukkan fakta mencengangkan. Sekitar 20 persen produsen susu yang diperiksa ternyata telah menjual produk susu formula yang mengandung melamine, zat kimia yang digunakan dalam produk plastik, pupuk dan pembersih.</p>
<p>Perusahaan tersebut termasuk Mengniu Dairy, produsen susu terbesar di China. Perusahaan tersebut juga telah melakukan penarikan produknya dari pasaran.</p>
<p>Badan Umum Pengawasan Kualitas, Inspeksi dan Karantina menyatakan, timnya telah menemukan kandungan melamine pada 69 merek susu bayi yang diproduksi oleh 22 perusahaan.<br />
Pemerintah China telah memerintahkan penghentian penjualan ke-69 merek susu tersebut. Ini termasuk perusahaan joint venture China-Australia, Torador Dairy Industry.<br />
Menurut pemerintah China, melamine sengaja ditambahkan ke susu supaya kandungan protein dalam susu tampak lebih tinggi. Skandal menggemparkan ini awalnya melibatkan susu formula bermerek Sanlu yang menyebabkan ratusan bayi menderita batu ginjal..</p>
<p>serem banget ya..gimana pengawasannya tuh? di Indonesia jangan ditanya, pasti lebih parah. kemaren aja ada yang jualan makanan sisa (sampah) dari hotel..diberi pewarna tekstil, digoreng lagi terus dikemas dan dijual..astaghfirullah&#8230;(~_~)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nangbau.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nangbau.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=63&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/skandal-melamine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sebuah kesadaran diri</title>
		<link>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/sebuah-kesadaran-diri/</link>
		<comments>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/sebuah-kesadaran-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 00:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nangbau</dc:creator>
				<category><![CDATA[News.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nangbau.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[beberapa hari yang lalu, salah seorang kawan dekat saya ketika masih bersekolah di SMA mengalami musibah..Ayahnya, yang memang telah lama sakit, akhirnya dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa..Di rumahnya yang sederhana, saya menemui Ibundanya..seorang wanita yang luar biasa sabar dan tabah di tengah cobaan yang begitu berat ini..dengan wafatnya almarhum, maka beliau akan menanggung 4 orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=61&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>beberapa hari yang lalu, salah seorang kawan dekat saya ketika masih bersekolah di SMA mengalami musibah..Ayahnya, yang memang telah lama sakit, akhirnya dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa..Di rumahnya yang sederhana, saya menemui Ibundanya..seorang wanita yang luar biasa sabar dan tabah di tengah cobaan yang begitu berat ini..dengan wafatnya almarhum, maka beliau akan menanggung 4 orang anaknya..Yang pertama, kawan dekat saya yang sedang menyelesaikan kuliahnya di FKUI, sedangkan ketiga adiknya sedang menyelesaikan sekolah menengah dan sekolah dasarnya..</p>
<p>Jujur saja di benak saya, bagaimana bisa keluarga tersebut akan memenuhi kebutuhan sehari harinya..Saya pun menemukan jawabannya..Allah SWT memberikan jawaban via Aa Gym, yang kebetulan hadir di kantor saya untuk memberikan ceramah ba&#8217;da shalat dzuhur..</p>
<p>seluruh rezeki itu diatur oleh yang Allah, ga mungkin Allah lupa akan hambanya..ga akan lupa, sekali kali pun Allah tidak akan pernah lupa dengan hambanya..setiap orang akan diberikan rezeki yang sesuai dengan dirinya..masalahnya terkadang kita merasa tidak pernah cukup dengan rezeki yang diberikan Allah..dikasih motor, pengen mobil..dikasih mobil pengen pesawat ^^..Allah pasti memberikan yang terbaik buat kita..cukup ga?pasti cukup..masa iya (dalam hati saya bertanya masa iya pasti cukup)..</p>
<p>ada satu perkataan Aa Gym yang membekas di hati saya..kalau Allah ingin memberikan rezeki kepada seseorang, ya kalo engga rezeki yang ditambah..ato keinginannya di hati yang Allah kurangin..sehingga dia akan merasa cukup terus..</p>
<p>Apalah artinya uang yang bergelimang? banyak uang, tapi stress dikejar kejar KPK..banyak uang, tapi ga pernah merasa cukup..tidurnya pun jadi gelisah..demi Allah apa itu yang kita cari?katakanlah kita gajian, nerima uang berlembar lembar..seneng pasti kan?!terus sampe rumah kita kasih ke istri kita, sebagian kita simpan untuk beli bensin..udah pindah tuh uang..Istri kita belanja, pindah tuh uang ke tukang sayur..uang di kita buat beli bensin, pindahlah tuh uang ke tukang bensin..tukang bensin seneng, habis itu uangnya disetor ke kepalam pom bensin..kepala pom bensin seneng, tapi ga lama..uangnya masukin ke bank karena takut di rampok..begitu mudah uang yang kita punya untuk berpindah..pagi kita megang..sore bisa jadi udah ga di kita..begitu mudah hal tersebut hilang, apa itu yang kita kejar setiap hari???</p>
<p>kalau Allah mau, tinggal diambil harta yang kita punya..wong itu cuma titipan dari Allah..cari duit siang malam, banting tulang cari duit..tapi kita sering lupa sama yang memberi kita rezeki..yang ngasih rezeki bukan bagian keuangan oi! ^^</p>
<p>ridho Allah begitu mudahnya di dapat..tapi sayang, banyak orang yang tidak mencarinya..</p>
<p>-sebuah renungan untuk orang yang terus bandingin gaji di tempat kerja lain dan lupa untuk berzakat-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nangbau.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nangbau.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nangbau.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nangbau.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nangbau.wordpress.com&amp;blog=4178056&amp;post=61&amp;subd=nangbau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nangbau.wordpress.com/2008/09/17/sebuah-kesadaran-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fa3e6068d1ed154bb28f5f20ccf925b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nangbau</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
