pengangguran terselubung

•September 16, 2008 • Leave a Comment

entah ada berapa orang di dunia ini yang memiliki nasib seperti saya..ga ngapa ngapain di kantor

lagi sepi kerjaan..hiks..sedih ~_~

Metromini = kampret

•September 12, 2008 • 4 Comments

Di pagi hari ke 12 ramadhan ini saya bergegas berangkat ke kantor..Karena kantor saya terletak di daerah Kalibata, dimana jalan menuju kesana adalah “nadi” utama dari depok menuju jakarta, yang macetnya kalo udah siang bisa naudzubillahimindzalik!!!

dan ternyata benar perkiraan saya, berangkat pagi ga rugi, udara “masih” agak bersih dan yang pasti terhindar dari macet yang bikin motor aja ga bisa bergerak..

akan tetapi di dekat underpass pasar minggu tiba tiba terlihat macet sekali, dalam hati saya kaget luar biasa jam segini kok macet. Berhubung saya menaiki kendaraan roda dua yang diiklankan oleh Komeng di TV, saya bisa nyalip sana nyalip sini dan akhirnya bisa sampai ke bagian terdepan dari rentetan macet tersebut..Dan akhirnya saya tahu apa penyebab kemacetan pagi ini..ternyata ada makhluk berikut :

ternyata si supir metromini dengan anteng nya ngetem di ujung jalan underpass gitu, dah metromini yang lain ikut ngetem di belakangnya..jadilah jalan pasar minggu yang udah sempit jadi tambah sempit..saya ketika menyalip si metro, sempat melirik ke arah supirnya, pengen caci maki ga enak lagi puasa,hehehe

saya yakin berat banget tuh hidup si supir, wong dicaci maki orang setiap pagi..disumpahin terus sama orang orang yang lewat karena prilakunya di jalan itu..hehehe..bisa bisa susah terus..(^_^)

Dasar kampreeeeettttttt!!!!!!!!!!!!!!

AMD yang tak mau kalah dari Intel

•September 12, 2008 • Leave a Comment

perlombaan inovasi diantara dua podusen processor terbesar di dunia ini nampaknya semakin sengit, tiap pihak selalu mengeluarkan produk terbarunya yang umumnya di klaim lebih cepat dan lebih efisien, berikut ini adalah berita yang saya baca di detik i-net..pagi2 di kantor udah ngenet, hehehe  V(^o^)V

Dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (12/9/2008), November mendatang, AMD akan menelurkan Athlon 2650e dan X2 3250e dual-core yang dipadukan dengan chipset 740 AMD. Athlon X2 berjalan pada kecepatan 1,5Ghz dan 1MB L2 cache. Sementara Athlon 2650e dengan kecepatan 1,6Ghz dan 512KB L2 cache.

Besar daya yang dikonsumsi prosesor ini lebih besar daripada Intel Atom versi 2 Watt (Silverthorne core) dan versi 4 Watt (Diamondville core), yakni Athlon X2 mengkonsumsi daya sebesar 22 Watt, sedangkan 2650e sebesar 15 Watt.

Namun, sepertinya AMD tidak akan bermain di pasar netbook seperti halnya Intel. AMD justru lebih memilih untuk berkonsentrasi di pasar nettop, komputer desktop murah yang berbentuk mini. Walhasil, Intel akan semakin berjaya di pasar netbook, mengingat pesaing di ranah ini hanya ada VIA.

Diprediksikan harga dari chip baru AMD tersebut berkisar antara US$40-US$50. Sementara Diamondville dari Intel dipatok pada harga US$23 dan US$44, dengan biaya produksi US$6.

Pidato Steve Job (pendiri Apple & Pixar) di Acara Wisuda Stanford University

•September 11, 2008 • Leave a Comment

Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya
tidak pernah selesai kuliah.

Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup
saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.

Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik

Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan
kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah.

Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir.

Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan
saya kepada seseorang untuk diadopsi.

Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak
lahir oleh seorang pengacara dan istrinya.

Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran ingin bayi perempuan.

Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang:
“kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat?

Mereka menjawab: “Tentu saja.”

Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat
SMA.

Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi.
Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya
sampai perguruan tinggi. Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah.

Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya
dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan-habis
untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya.

Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya.

Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka.

Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik.

Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.

Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai.

Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya.

Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan.

Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya.

Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga.

Saya beri Anda satu contoh:

Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh
penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat
indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya
memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar
jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan
kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa
keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat
menakjubkan.

Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang
pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik.

Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk
dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu.

Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah.

Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala
sesuatunya menjadi gamblang.

Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke
belakang.

Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir,
jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.

Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.

Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple
di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun.

Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan.

Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30.

Dan saya dipecat.

Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi.

Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya.

Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar.
Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan.

Komisaris ternyata berpihak padanya.
Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.

Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan.

Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.

Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan.

Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya.

Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley
.

Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya.

Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta.
Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal.

Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya.

Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas.

Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.

Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa
yang kemudian menjadi istri saya.

Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia.

Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi
jantung bagi kebangkitan kembali Apple.

Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple.

Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan
kepercayaan.

Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus
menemukan apa yang Anda sukai.

Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup
Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai.

Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah.
Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya.

Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya.

Jadi, teruslah mencari sampai ketemu.

Jangan berhenti.

Cerita Ketiga Saya: Kematian

Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari
itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir,
saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri:
“Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak”
dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah.

Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar.

Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada.

Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa.

Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.

Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas
menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya
bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan.

Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati.

Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang.

Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal.

Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut.

Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan
mengambil beberapa sel tumor.

Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana , mengatakan bahwa
ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa
jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi.

Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat
saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.

Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna:

Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya.

Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan.

Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda.

Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.

Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain.

Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain.

Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda.

Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan.

Semua hal lainnya hanya nomor dua.

Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan
hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog”, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya.

Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart
Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park , dan dia membuatnya sedemikian
menarik dengan sentuhan puitisnya.

Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid.

Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat.

Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir.

Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda.

Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang.

Di bawahnya ada kata-kata: “Stay Hungry. Stay Foolish.” (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh).

Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka.

Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu.

Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.

Stay Hungry. Stay Foolish.

(Diterjemahkan oleh Dewi Sri Takarini, alumni sebuah perguruan tinggi di Australia )

okaeri…

•September 9, 2008 • Leave a Comment

Okaeri sweet home kaeru basho ai wo arigatou

Mata heiki na furi wo shite
Kanashimi no iro wo nuri tsubushite
Waratte shimaun desu

Shinjiru koto no taisetsu sa
Wakatteru noni iza to iu toki
Utagatte shimaun desu

Karappo no karada nagareru toki ni
Uite shimai sou ni naru kedo
Anata no koto dakishimetai
Kono kimochi ga tsuki ugokasu no

Okaeri I’m home hitokoto de mitasareru kokoro
Okaeri sweet home kaeru basho ai wo arigatou
Sweet home…

Jibun no koto bakari wo
Kangaeru otona wa zuruin dato
Omotte itan desu
Demo hisshi de kaeru koto wo
Sakenderu hito mo iru n dato
Yatto shittan desu

Atari mae no shiawase nanka
Kono sekai ni hitotsu mo nai
Anata no tame sou omoeta
Kono kimochi ga tsuki ugokasu no

Okaeri I’m home speed ga kasoku shiteku mainichi
Okaeri sweet home kawaranai zutto aru keshiki
Sweet home…

Sagashite nakushita kokoro no kizu ga tachimukau
Tsuyosa ni kawareta nowa okaeri ga atta kara

Okaeri I’m home hitokoto de mitasareru kokoro
Okaeri sweet home kaeru basho ai wo arigatou

Okaeri I’m home daijoubu anata ga iru kara
Okaeri sweet home mattete ne mou sugu tsuku kara
Sweet home…

Freeport

•September 4, 2008 • 2 Comments

ketika saya dan rekan rekan kuliah sedang berusaha mencari kerja, tentu menjadi pertimbangan yang sangat menarik untuk dapat kerja di perusahaan tambang atau oil dan gas..yang lokal aja udah oke apalagi yang mutinasional…

gaji besar sudah pasti jadi pertimbangan utama..saya sih cuma pengen membuka sedikit mata teman teman semua apa yang dilakukan perusahaan asing di negara kita….Indonesia.

just take a look in these pictures

gunung gunung cuman jadi lubang lubang menganga yang ga akan bisa kita kembalikan seperti semula..

senilaikah uang yang kita terima dengan apa yang mereka ambil dari kita??

you can answer it..

Net Book

•September 4, 2008 • 2 Comments

seiring dengan menjamurnya hotspot di beberapa tempat di jakarta, maka kebutuhan akan sebuah laptop yang ringan untuk dipakai untuk berseancar di dunia maya semakin meningkat..kutipan berikut ini saya ambil dari detik i-net sebagai panduan dalam memilih netbook..semoga bermanfaat..hehehe..

Laptop mini atau yang dikenal dengan netbook saat ini tengah membanjiri pasar. Ukuran mungil, bobot ringan, serta harga yang relatif terjangkau memang cukup menggiurkan.

Namun, jangan gegabah saat hendak membeli gadget yang satu ini, agar tidak menyesal di kemudian hari. Ada baiknya, Anda simak tujuh kiat memilih netbook berikut,
1. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan sesuaikan dengan budget yang ada.

Sebelum membeli netbook, Anda harus mengetahui kebutuhan Anda. Apakah Anda membutuhkan sebuah piranti berbobot ringan untuk mempermudah akses internet? Atau Anda membutuhkan laptop yang sarat fitur? Jika memang Anda membutuhkan fitur yang banyak, lebih baik Anda mengurungkan niat untuk membeli netbook dan memilih untuk membeli laptop. Netbook cocok digunakan untuk surfing,presentasi dan pekerjaan dengan Office. Sedangkan laptop cocok digunakan untuk mengedit video atau pekerjaan multimedia lainnya.

2. Belilah netbook dengan ukuran layar 8,9 inchi atau yang berukuran lebih lebar.

Saat membeli netbook, perhatikan ukuran layar. Usahakan untuk membeli netbook dengan ukuran layar minimal 8,9 inchi. Ukuran yang terlalu kecil akan mengurangi kenyamanan Anda saat menggunakan netbook, karena tidak dapat melihat halaman situs secara keseluruhan.

3. Pastikan netbook pilihan Anda ditunjang dengan baterai 6 sel.

Baterai 6 sel akan memberi kesempatan kepada Anda untuk menggunakan netbook dalam durasi waktu yang relatif lama.Misalnya, netbook Eee PC 1000 Asus, dan Eee Pc 901 yang tahan hingga delapan jam.

4.Cobalah keypad netbook, dan pastikan itu nyaman untuk jari-jari Anda.

Sebelum memutuskan untuk memboyong pulang sebuah netbook, sebaiknya Anda mencoba terlebih dahulu keypad pada netbook pilihan Anda. Pastikan bahwa keypad tersebut nyaman digunakan.

5. Cermati software apa yang digunakan pada netbook tersebut.

Sebelum memutuskan membeli netbook, terlebih dahulu cermati, software apa yang digunakan pada netbook tersebut. Apakah software tersebut sesuai dengan keinginan Anda, misalnya Windows XP atau Linux.

6. Pertimbangkan harga netbook.

Lazimnya, sebuah netbook akan ditawarkan pada kisaran harga di bawah US$ 500. Jika harga netbook tersebut melampaui harga US$ 500, pertimbangkan lagi keinginan Anda untuk membeli netbook. Karena harga tersebut sudah mendekati harga laptop biasa, yang menyediakan fitur lebih lengkap daripada netbook.

7. Pertimbangkan fitur-fitur apa saja yang terdapat di netbook tersebut.

selamat memilih dan berbelanja net book..huehehehe ^^

Olimpiade luar biasa!!

•September 4, 2008 • 1 Comment

sakit maag (~_~)

•September 3, 2008 • 2 Comments

mungkin kalo ada teman teman saya yang tahu saya punya penyakit maag yang parah, mungkin ga ada yan percaya..karena badan saya tidak terlihat seperti orang yang sering telat makan,huehehehe..but trust me, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja.

dari wikipedia (walaupun datanya suka ngaco dan ngawur)  Maag atau radang lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur atau sebab lain. Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan terlalu banyak. Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, maag adalah penyakit yang ‘kambuh’ apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau sebab lain. Tetapi maag dapat di cegah, yaitu dengan cara makan teratur, makan secukupnya, dan jangan jajan sembarangan .

hahaha..ternyata jajan sembarangan bisa bikin maag, tapi logis sih karena ada makanan tertentu yang mnyebabkan produksi asam lambung meningkat..misal susu, soda, dll (maafkan pengetahuan saya yang cetek)..

kantor = kulkas raksasa??

•September 3, 2008 • Leave a Comment

sungguh mengherankan kondisi perkantoran di Indonesia (karena dari hasil tanya si anu yang kerja di situ dan si itu yang kerja di anu) ternyata mengalami masalah yang sama sperti saya.. (~_~)

masalah yang dihadapi adalah air conditioner dengan sistem central (bukan ac split/window) yang tidak punya sensor untuk menyadari seluruh karyawan sedang KEDINGINAN!! Agak konyol menurut saya, karena AC di operasikan untuk membuat seluruh pekerja dapat bekerja optimum dengan NYAMAN..

apa definisi nyaman sudah berubah ya? karena pemandangan di sekeliling saya, diantara kubikel kubikel yang memisahkan satu karyawan dengan yang lainnya, seperti pasukan kompak pemakai jaket..lah terus buat apa ada AC, wong karyawannya udah kedinginan??dan lucunya keadaan ini bertambah parah di saat bulan ramadhan seperti sekarang ini..tambah dingin!!!!

tadinya saya berpikir tambah “ADEM” dikarenakan para karyawan bujangan berotak mesum sedang mengistirahatkan kegiatan maksiatnya, eh ternyata emang dingin beneran… (~_~)

mari kita lihat hubungan sebab akibat berikut ini :

AC terlalu dingin>>kerjamesin pendingin lebih tinggi>>konsumsi listrik meningkat>>tagihan listrik mahal

AC terlalu dingin>>karyawan kedinginan>>badan mulai meriang>>kerja tidak optimal>>pekerjaan bubar

dari diagram sederhana ini harusnya semua orang bisa sadar…please turn the air conditioner level to a degree where human being could life in peace and harmony..